About Kabelindo


  • PT Kabelindo Murni Tbk. ("Kabelindo") merupakan salah satu perusahaan produsen kabel listrik dan kabel telekomunikasi tertua di Indonesia. Sejarah Kabelindo dimulai ketika didirikan pada tahun 1972 dengan nama PT Kabel Indonesia ("Kabelindo"), kala itu Kabelindo adalah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA). Kemudian, pada tahun 1979, kepemilikan Kabelindo berubah menjadi Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan namanya berubah menjadi PT Kabelindo Murni dan disahkan dengan Akta Pendirian No.71 tanggal 11 Oktober 1979 yang dikeluarkan oleh kantor notaris Frederik Alexander Tumbuan, di Jakarta.

    Pada tahun 1992, Kabelindo resmi menjadi perusahaan publik dan menawarkan saham perdananya sebanyak 3.100.000 lembar saham di PT Bursa Efek Jakarta (sekarang PT Bursa Efek Indonesia) dengan kode KBLM dan jumlah saham keseluruhan yang tercatat adalah 14.000.000 lembar saham.

    Pada tahun 1995, Perseroan membagikan saham bonus sebesar 14.000.000 lembar saham sehingga total saham tercatat di BEI menjadi 28.000.000 lembar saham.

    Pada tahun 1995, Perseroan melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Right Issue sebanyak 28.000.000 lembar saham sehingga total saham yang tercatat di BEI menjadi 56.000.000 lembar saham.

    Pada tahun 2001, Perseroan menerbitkan saham tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 1.064.000.000 lembar saham sehingga total saham yang tercatat di BEI menjadi 1.120.000.000 lembar saham.

    KEGIATAN USAHA

    Kegiatan usaha Perseroan sesuai dengan yang tercatat dalam Anggaran Dasar adalah berusaha dalam bidang industri kabel listrik dan elektronik lainnya, serta perdagangan besar mesin, peralatan, dan perlengkapan lainnya. Dan untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:

    I. Kegiatan usaha utama:
         a. menjalankan usaha industri kabel listrik dan elektronik lainnya;
         b. menjalankan usaha perdagangan besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya
    II. Kegiatan usaha penunjang
         - Menjalankan usaha lain, yang berkaitan dan mendukung kegiatan usaha utama Perseroan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    PT Kabelindo Murni Tbk. ("Kabelindo") is one of the first electricity and telecommunication cables manufacturers in Indonesia. Commencing its history in 1972, with the establishment of PT Kabel Indonesia ("Kabelindo"), then was a Foreign Investment Company (PMA). Then, in 1979, the ownership of the Company changed and the Company became a Domestic Investment Company (PMDN) and changed its name to PT Kabelindo Murni, based on the Deed of Establishment No. 71 dated October 11,1979, made before Notary Frederik Alexander Tumbuan, a notary in Jakarta.

    In 1992, the Company officially became a public company and has its IPO issuing 3.100.000 shares on Jakarta Stock Exchange (Now Indonesia Stock Exchange) under the code of KBLM, and with total shares of 14.000.000 shares.

    In 1995, the Company distributed bonus shares amounting of 14.000.000 shares, bringing the total shares listed on IDX to 28.000.000 shares.

    In 1995, the Company made Additional Capital with Preemptive Rights (HMETD) or Right Issue, of 28.000.000 shares, bringing the total shares listed on IDX to 56.000.000 shares.

    In 2001, the Company issued shares through Non Preemptive Rights (HMETD) of 1.064.000.000 shares, bringing the total shares listed on IDX to 1.120.000.000 shares.

    BUSINESS ACTIVITIES

    In accordance with the Articles of Association, the Company engages in the electrical cabling industry and other electronics, along with mass trade of machineries, equipments, and other tools. The Company is able to carry out the following activities to achieve its goals and objectives:

    I. Main business:
         a. managing business of electrical cables and other electronics
         b. managing business of mass trading of machineries, equipments and other tools
    II. Supporting business
         - Managing other business activities that are affiliated with, and support, the Company's main business in accordance with relevant legislations.