More Website Templates at TemplateMonster.com!

Sistem Manajemen Resiko

Risk Management System

Sistem Manajemen Risiko bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaaan atas risiko-risiko yang dapat merugikan Perseroan dengan menggunakan pendekatan sistematis, sehingga Perseroan dapat menghindari risiko, dan efek negative risiko, serta menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu.

Proses Sistem Manajemen Risiko Perseroan dilakukan dengan cara pengidentifikasian risiko, Penilaian risiko, penanganan risiko, monitoring hasil penanganan risiko, dan mengevaluasi sistem manajemen dan penanganan risiko yang sedang berjalan.

Risiko-risikp yang dihadapi Perseroan beserta penangannya selama tahun 2015, antara lain:

1.

Risiko atas musnahnya persediaan barang Perseroan ataupun aset tetap Perseroan yang disebabkan oleh hal-hal yang sulit diantisipasi oleh manajemen Perseroan baik itu karena bencana alam maupun kerusuhan. Manajemen telah meminimalisasikan risiko ini dengan mengasuransikan seluruh persediaan dan aset tetap Perseroan termasuk gangguan usaha.

 
2.

Risiko operasional yang Utama adalah Perseroan tidak dapat memproduksi produk sesuai dengan permintaan pelanggang karena adanya kerusakan mesin, pemogokan karyawan, ketiadaan bahan baku, dan cukup banyaknya buruh-buruh baru.

Perseroan memiliki jadwal perawatan mesin secara berkala, dan Perseroan juga mempunyai stok sparepart mesin yang umum yang diperlukan untuk kegiatan perawatan mesin tersebut.

Untuk mengantisipasi terjadinya pemogokan karyawan, Perseroan secara intensif melakukan komunikasi dengan karyawan baik secara langsung maupun melalui perwakilan karyawan di SPSI.

Untuk mencegah ketiadaan bahan baku, Perseroan membuat jadwal pengadaan bahan baku, menetapkan stok minimum dan melakukan evaluasi kinerja pemasok setiap bulan.

Perseroan mengadakan pelatihan-pelatihan secara berkala untuk meningkatkan kompetensi karyawan Perseroan.

 

Perseroan melakukan reviu secara berkala atas Sistem Manajemen Risiko Perseroan yang ada agar penanganan risiko bisa tepat sasaran.

Risk Management System aims to raise awaremess against the risks that could harm the Company by using a systematic approach, so that the Company can avoid the risks and the negative impacts of these risks as well as commodate certain risk consequences, either partially or completely.

The Company's Risk Management System process is conducted through risk identification, risk assessment, risk handling, monitoring results from risk handling, and evaluation of the ongoing risk management system and handling.

The risk faced by the Company and the risk hadling during 2015, among others:

1.

Risk arising from the loss of the Company's inventories or fixed assets due to things that are difficult to anticipate by the Company's management, either by natural disasters or social unrest. Management has minimized this risk by insuring all of its inventory and fixed assets, including business interruption.

 
2.

The main operational risk is when the Company fails to produce products according to customer demand due tomechanical failure, employee strikes, lack of raw material, and a high number of new workers.

The Company prepares a schedule for regular machine maintenance, and keeps stocks of general spare parts needed for the maintenance of the machine.

In anticipation of strike, the Company conducts intensive communications with the labours, either directly of through labour representative in SPSI.

To prevent lack of raw materials, the Company prepares a schedule for procurement of raw materials, sets minimum stock, and evaluates the performance of the supplier every month.

The Company holds trainings on a regular basis to improve the competence of its employees.

 

The Company holds periodic reviews on its Risk Management System so that risks can be handled effectively.